Rabu, 14 Mei 2008

TAAT PADA ROH

Anak-Ku Tercinta,
Setiap hari Aku berbicara pdamu. Aku memberitahukanmu apa yang perlu engkau lakukan dalam mempersiapkan pelayanan bagi Kerajaan Allah.
Suatu hari Aku akan memanggilmu dengan “keras dan jelas”. Dan enkau akan taat. Bahkan bila pikirammu tidak setuju, Aku tahu engkau akan taat pada rohmu. Bagaimana Aku bisa tahu? Aku tahu karena Aku telah mengutus seseorang untuk mengajarmu bagaimana caranya dibimbing oleh Roh Allah.
Aku telah memperhatikanmu bahwa engkau cepat mengerti apa yang diajarkan kepadamu. Engkau begitu bersemangat untuk mengembangkan pikiran dan rohmu sehingga engkau merespon apa saja yang diajarkan kepadamu. Tidak banyak dari anak-anak-Ku melakukan hal yang demikian. Ketekunanmulah yang menjadikan engkau maju dan memenuhi standar yang telah Aku tentukan bagimu sehingga membuat dirimu begitu berharga dimata-Ku.
Aku mengasihi semua anak-anak-Ku, karena Aku bukanlah Tuhan yang pilih kasih. Tidak ada satu hal pun terlalu buruk bagi-Ku untuk memafkan seseorang. Tidak ada perbuatan manusia yang dapat megnurangi kasih-Ku pada mereka, karena kasih_ku tanpa syarat. Aku sungguh-sungguh mengasihi semua ank-anak-Ku, akan tetapi tidak semua anak-anak-Ku memberi-Ku sukacita.
Sebagian anak-anak-Ku berpaling dari-Ku. Sebagian terus menerus mengikuti kehendak mereka sendiri, bukan kehendak-Ku. Sebagian menyembunyikan dan menyia-nyiakan talenta mereka. Tetapi kasih-Ku pada mereka tetap sama seperti kasih-Ku padamu; Oh betapa sukacitanya memiliki seseorang yang engkau kasihi melakukan panggilannya.
Betapa sukacitanya melihat seseorang yang engkau kasihi mengikuti jalan yang benar menuju pada kehidupan yang berkelimpahan. Betapa sukacitanya melihat seseorang seperti engkau, yang telah ditentukan untuk menjadi seseorang yang Aku inginkan. Ya, merupakan sukacita yang besar bagi-Ku melihat engkau terus menerus berjuang megnikuti-Ku di dalam segala hal.
Dalam ketaatan, mulailah harimu dengan Aku. Doakan harimu, dan Aku akan merencanakan harimu dengan baik sehingga engkau akan dapat melakukan seluruh tugasmu tanpa terburu-buru dan usaha keras, dan engkau masih mempunyai waktu untuk bersaksi bagi-Ku.
Pekalah terhadap Roh yang berada di dalam dirimu. Dengarkanlah suara-Ku, dan engaku akan tahu apa yang harus dilakukan dalam setiap keadaan.
Pujilah Aku dalam segala hal. Dalam segala hal bersyukurlah!

Kasihmu, Tuhan.

1 komentar:

Penabur mengatakan...

Wah, penulis renungan ini mengatasnamakan Tuhan. Menulis mengidentifikasikan dirinya sebagai : "Kasihmu Tuhan".
Nampaknya penulis seorang yang sangat berani dan mungkin juga gegabah. Seberapasih keberhasilannya meneladani karakter Tuhannya?
Sebaiknya renungan ini dikaji ulang oleh penulisnya danditulis ulang dengan hati dan pribadi seorang hamba yang ingin sungguh-sungguh meneladan Tuhan Yesus.
Salam
Kicau